Explanation Text

A. Pengertian Explanation Text

Explanation Text adalah sebuah teks yang berisi tentang proses-proses yang berhubungan dengan fenomena-fenomena alam, soisal, ilmu pengetahuan, budaya dan lainnya. Sebuah Explanation text biasanya berasal dari pertanyaan penulis terkait ‘why’ dan ‘how’ terhadap suatu fenomena yang ada.

B. Tujuan Kebahasaan Explanation Text

Tujuan kebahasaan dari Explanation text adalah untuk menerangkan proses-proses yang terjadi dalam pembentukan atau kegiatan yang terkait dengan fenomena-fenomena alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya yang bertujuan menjelaskan.
C. Struktur Kebahasaan Explanation Text

Terdapat tiga bagian dalam struktur kebahasaan Explanation Text, yaitu:

1. A general statement
Dalam general statement berisi tentang penjelasan umum tentang fenomena yang akan dibahas, bisa berupa pengenalan fenomena tersebut atau penjelasannya.

2. A squenced of explanation
A squenced of explanation berisi tentang penjelasan proses mengapa fenomena tersebut bisa terjadi atau tercipta. A squenced of explanation berupa jawaban dari pertanyaan ‘why’ dan ‘how’ penulis ketika membuat sebuah Explanation text. Dalam squenced of explanation bisa terdiri lebih dari satu paragrap.

3. Closing
Sebenarnya closing itu tidak tercantum dalam generic structure dari Explanation text, tetapi kebanyakan orang beranggapan bahwa paragrap terakhir dari sebuah Explanation text adalah closing, padahal itu merupakan bagian dari squenced of explantaion yang berisi tentang langkah akhir yang dijelaskan pada bagian squenced of explanation.

D. Ciri Kebahasaan Explanation Text

Dalam sebuah explanation text, terdapat ciri-ciri kebahasaan seperti di bawah ini, yaitu:
•    Menggunakan simpel present tense
•    Mengguankan abstract noun (kata benda yang nampak)
•    Mengguanakan Passive voice
•    Menggunakan Action verbs


E. Contoh Explanation Text

Untuk menambah pemahaman anda mengenai penjelasan Explanation Text di atas, penulis sertakan juga contoh explanation text dengan terjemahannya berikut ini:

Making Paper from Woodchips

General statement

Woodchipping is a process used to obtain pulp and paper products from forest trees. The woodchipping process begins when the trees are cut down in a selected area of the forest called a coupe.

(Woodchipping adalah proses yang digunakan untuk memperoleh produk bubur kertas dan kertas dari pohon-pohon hutan. Proses woodchipping dimulai ketika pohon ditebang di area yang dipilih dari hutan yang disebut coupe.)

Squence of explanation

Next the tops and branches of the trees are cut out and then the logs are taken to the mill. At the mill the bark of the logs is removed and the logs are taken to a chipper which cuts them into small pieces called woodchips. The woodchips are then screened to remove dirt and other impurities. At this stage they are either exported in this form or changed into pulp by chemicals and heat. The pulp is then bleached and the water content is removed.

(Selanjutnya bagian atas dan cabang-cabang dari pohon tersebut dipotong dan kemudian batang-batang kayunya dibawa ke pabrik pengilingan. Di pabrik pengilingan kulit kayu akan dihilangkan dan batang-batang kayu tersebut dibawa ke mesin pemotong kayu (chipper) yang memotong batang-batang kayu tersebut menjadi potongan-potongan kecil yang disebut serpihan kayu (woodchips). Serpihan kayu tersebut kemudian disaring untuk menghilangkan kotoran dan benda-benda lainnya. Pada tahap ini mereka bisa diekspor dalam bentuk tersebut atau dirubah menjadi bubur kertas dengan bahan kimia dan panas. Bubur tersebut kemudian diputihkan dan kadar airnya akan dihilangkan.)


Finally the pulp is rolled out to make paper.

(Akhirnya bubur kertas tersebut digulung untuk dibuat kertas kertas.)








The term of “tsunami” comes from the Japanese which means harbour (“tsu”) and wave (“nami”). A tsunami is a series of waves generated when water in a lake or a sea is rapidly displaced on a massive scale.

A tsunami can be generated when the sea floor abruptly deforms and vertically displaces the overlying water. Such large vertical movements of the earth’s crust can occur at plate boundaries.

Subduction of earthquakes are particularly effective in generating tsunami, and occur where denser oceanic plates slip under continental plates.

As the displaced water mass moves under the influence of gravity to regain its equilibrium, it radiates across the ocean like ripples on a pond.

Tsunami always bring great damage. Most of the damage is caused by the huge mass of water behind the initial wave front, as the height of the sea keeps rising fast and floods powerfully into the coastal area.

(simplified from www.panda.org)




How does Rain Happen?
Rain is the primary source of fresh water for most areas of the world, providing suitable conditions for diverse ecosystems, as well as water for hydroelectric power plants and crop irrigation.
The phenomenon of rain is actually a water circle. The concept of the water cycle involves the sun heating the Earth’s surface water and causing the surface water to evaporate. The water vapor rises into the Earth’s atmosphere. The water in the atmosphere cools and condenses into liquid droplets. The droplets grow until they are heavy and fall to the earth as precipitation which can be in the form of rain or snow.
However, not all rain reaches the surface. Some evaporates while falling through dry air. This is called virga, a phenomenon which is often seen in hot, dry desert regions.


About geckhaskempek

GEC -Global English Club- is extracurricular of MA KHAS Kempek Cirebon West Java Indonesia with vision "Be Intellectual by English".
This entry was posted in WRITING. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s